Sabtu, 27 Juli 2013

Curahan Malam

Adakalanya dunia seakan berputar yang memuat anda sangat terpojok lemah dan lunglai.. 
Saat dmn anda membutuhkan teman berbagi. Dunia serasa kosong tak hiruk pikuk berhirau.. 
Mengartikan itu tidak mudah apalagi jika disinyalir dengan sebuah telaah yang sombong. 
keras memang ada kebiasaan-kebiasan yang mungkin anda rasa itu sama sekali tidak perlu.
 
Jika berbicara mengenai asumsi saya pikir banyak kegilaan-kegilaan yang saya anggap bodoh. 
Percaturan katapun dimainkan semua asyik dengan kebanggaan yang saya pikir terlalu naif. 
Bahasa-bahasa yang tinggi sementara jika dilogikakan itu hanyala sebagian besar bentuk keegoisan. 
Ketika itu semua muncul seolah anda tak punya andil dalam kesehariannya.. 
Semakin diurai mungkin anda semakin tidak paham bahwa ada orang lain disekitar anda. 
Mungkin tidak ada asumsi itu disebagian lainnya. 

Kerongkongan rasanya kering tapi itulah sebuah betuk seleksi alam. 
Ada sebuah nada dulu yang mengatakan "sepandai-pandai tupai melompat sekali-kali jatuh ketanah" 
Mungkin blom ada pemahaman bahwa setia itu peting sebuah dasar konsep sebuah hubungan. 
Ambo la udang jiwa kekanak-kanakan itu masih menggebu-gebu. 
Bahwanya saya hebat dan patut diacungi jempol. 
Tak adala itu dalam konsep saya.. Alay.. Kalila.. 

Beranjak kekonsep lainya saya sebenarnya salut sekaligus prihatin dengan gaya main yang sedikit aneh. 
Oleh itu pikir harus ada rencana cadangan bila ada kendala dalam setiap alur mainnya.. 

Saya alihkan kepada cinta yang mungkin sebagai puncak sebuah toleransi. 
Sekali-kali saya juga merasa bingung. 
Kalut juga seperti jarum yang jatuh dalam jerami.. 

Ach.. Ntahla... 

Perasaan itu memang kadang tak tepat diwakilihdengan kata.. 
Semakin bingung dengan apa yang saya suarakan.. 
Yang pada intinya hidup itu perjalanan yang pajang jadi perlu seorang yang bisa memaklumi perjalan yang panjang itu.. 

~ruang malam~

Tidak ada komentar:

Posting Komentar